SoE, TTS – Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, melaksanakan sejumlah agenda penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan pada Senin, 27 April 2026. Salah satu kegiatan utama adalah memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah ke-30 bersama Wakil Bupati serta seluruh pimpinan dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kabupaten TTS.
Upacara berlangsung khidmat dan menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah dalam memperkuat komitmen terhadap pelaksanaan otonomi daerah yang efektif, adil, dan berkelanjutan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Eduard Markus Lioe juga menyerahkan penghargaan kepada para Camat serta 32 Kepala Desa yang dinilai berhasil menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) secara tepat waktu dan tepat sasaran.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan komitmen dalam menjalankan tugas pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan pelaksanaan program pembangunan yang akuntabel dan sesuai ketentuan.
“Keberhasilan ini diharapkan menjadi contoh positif bagi seluruh jajaran pemerintahan di tingkat bawah, serta memotivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja,” ungkap Bupati.
Selain kegiatan seremonial, Bupati juga meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan perwakilan masyarakat yang menggelar aksi damai. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan 18 pokok tuntutan yang menjadi perhatian bersama.
Bupati menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan diterima dengan terbuka dan akan ditindaklanjuti secara objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Saya mendengarkan dengan seksama setiap penyampaian masyarakat, dan kami berkomitmen untuk mencari solusi terbaik demi kepentingan bersama,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut, baik peserta upacara, penerima penghargaan, maupun masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai.
“Syukur kepada Tuhan, seluruh kegiatan berjalan dengan baik, tertib, dan tanpa gangguan. Ini menunjukkan kedewasaan kita bersama dalam menjaga kondusivitas daerah,” ujarnya.
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati menyampaikan sejumlah harapan penting, di antaranya agar momentum peringatan HUT Otonomi Daerah ke-30 dapat menjadi pendorong peningkatan kinerja pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mempererat hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat.
Ia juga berharap para Camat dan Kepala Desa yang menerima penghargaan dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya, sekaligus menjadi teladan bagi yang lain. Sementara itu, seluruh aspirasi masyarakat diharapkan dapat ditindaklanjuti secara bijaksana dan solutif.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan optimistis dapat terus mendorong pembangunan daerah yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan. (kominfo)