Bogor – Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, S.IP., S.H., M.H., melanjutkan rangkaian kunjungan kerja dengan melaksanakan audiensi bersama Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Kamis (6/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati TTS didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Timor Tengah Selatan. Audiensi ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten TTS dalam membangun kerja sama strategis dengan perguruan tinggi untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.
Sejumlah agenda strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, antara lain pengembangan inovasi pertanian berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya air, peningkatan kualitas infrastruktur pedesaan, serta program pemberdayaan masyarakat dan penanganan kemiskinan.
Bupati Eduard Markus Lioe menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghadirkan pendekatan pembangunan yang berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Menurutnya, sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang perlu terus dikembangkan melalui penerapan teknologi dan inovasi agar produktivitas masyarakat dapat meningkat sekaligus mendorong pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Selain sektor pertanian, penguatan infrastruktur pedesaan dan pengelolaan sumber daya air juga menjadi perhatian penting. Dukungan keilmuan dan pengalaman dari perguruan tinggi diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menemukan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan pembangunan di wilayah pedesaan.
Di bidang sosial, kerja sama juga diarahkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat serta penanganan kemiskinan melalui program yang terukur, berbasis data, dan disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan masyarakat setempat.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan, keterbukaan, dan respons positif dari Rektor Institut Pertanian Bogor beserta seluruh jajaran terhadap usulan kerja sama yang kami sampaikan. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat TTS,” ujar Bupati.
Bupati berharap pembahasan yang telah dilakukan dapat segera ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Institut Pertanian Bogor.
“Kami berharap kerja sama ini dapat segera diwujudkan dalam bentuk program nyata dan saling menguntungkan, sehingga ilmu pengetahuan, teknologi, dan keahlian yang dimiliki Institut Pertanian Bogor dapat dimanfaatkan secara langsung untuk memajukan sektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan,” ungkapnya.
Audiensi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten TTS untuk memperluas jejaring kerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi dalam rangka memperkuat kapasitas pemerintah dan masyarakat, mengembangkan potensi daerah, serta menghadirkan pembangunan yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui sinergi dengan perguruan tinggi, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan optimistis berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi dengan pendekatan yang lebih ilmiah, inovatif, dan tepat sasaran demi mewujudkan TTS yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. (kominfo)