JAKARTA, 24 Agustus 2026 — Dalam rangka memperkuat koordinasi pembangunan daerah dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, S.IP., S.H., M.H., melanjutkan rangkaian agenda kerja di Jakarta dengan melaksanakan audiensi bersama Bappenas Republik Indonesia, Senin (24/8/2026).
Dalam audiensi tersebut, Bupati TTS didampingi oleh Direktur PDAM Soe, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Bupati diterima oleh Ahmad Zainudin, S.Sos., M.A., Perencana Ahli Madya Koordinator Bidang Jalan dan Laut, Direktorat Konektivitas dan Infrastruktur Logistik, Bappenas RI.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan infrastruktur strategis di daerah, sekaligus membuka ruang koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pembangunan Kabupaten TTS.
Dalam audiensi tersebut, Bupati menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas daerah, khususnya terkait pembangunan infrastruktur air bersih, jalan penghubung antarwilayah, serta infrastruktur pendukung sektor pertanian.
Menurut Bupati, ketersediaan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperlancar mobilitas orang dan barang, serta membuka akses ekonomi bagi masyarakat, khususnya para petani.
“Pertemuan ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kami untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan pembangunan di Kabupaten Timor Tengah Selatan, terutama terkait infrastruktur air bersih, jalan penghubung wilayah, dan sarana pendukung sektor pertanian,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Bappenas RI atas kesempatan bertemu, sambutan yang diberikan, serta diskusi yang berlangsung secara mendalam dan konstruktif.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan, saya menyampaikan terima kasih yang tulus atas kesempatan bertemu, sambutan yang hangat, serta diskusi yang mendalam dan konstruktif terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur di daerah kami,” ungkapnya.
Dorong Dukungan Perencanaan dan Pendanaan
Lebih lanjut, Bupati berharap hasil audiensi tersebut dapat menjadi langkah konkret dalam memperoleh dukungan pemerintah pusat, khususnya dalam aspek perencanaan dan pendanaan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Pembangunan dan peningkatan infrastruktur air bersih diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar, sementara peningkatan jalan penghubung antarwilayah diharapkan mampu memperkuat konektivitas serta memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi berbagai komoditas.
Sementara itu, pembangunan sarana pendukung sektor pertanian diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Harapan saya, melalui pertemuan ini kita dapat memperoleh dukungan perencanaan dan pendanaan dari Bappenas RI, sehingga percepatan pembangunan infrastruktur air bersih, jalan penghubung wilayah, dan sarana pendukung hasil tani di Kabupaten Timor Tengah Selatan dapat segera terwujud,” kata Bupati.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang terintegrasi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperkuat kemandirian daerah.
Dengan tersedianya akses jalan yang lebih baik, distribusi hasil pertanian dari sentra produksi menuju pusat-pusat perdagangan diharapkan menjadi lebih lancar dan efisien. Hal tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil produksi masyarakat serta memperluas akses pasar bagi para petani.
Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah pusat dalam memperjuangkan kebutuhan pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat penting agar program pembangunan dapat direncanakan secara tepat, terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Semoga pertemuan ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan Bappenas RI. Kita berharap dukungan yang diberikan nantinya dapat mempercepat pembangunan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, memperlancar distribusi hasil bumi, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendukung pelayanan dasar masyarakat.
“Semoga pembangunan ini bermanfaat luas bagi seluruh masyarakat, meningkatkan kesejahteraan petani, memperlancar distribusi hasil bumi, serta mendorong kemajuan dan kemandirian daerah secara berkelanjutan,” pungkas Bupati.
Rangkaian audiensi di Jakarta tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk terus membangun jejaring kerja sama dengan kementerian dan lembaga pemerintah pusat dalam rangka mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan terus bergerak membangun sinergi, memperkuat konektivitas, meningkatkan pelayanan dasar, dan membuka akses ekonomi demi TTS yang semakin maju dan mandiri. (*kominfo)