Program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan telah menjadi salah satu perhatian utama pemerintah, hal itu terlihat jelas dalam Peraturan Presiden Nomor 2 tahun 2015 tentang RPJMN 2015-2019.
Demikian sambutan Wakil Bupati Timor Tengah Selatan, Drs. Obed Naitboho M.Si, ketika membuka bimbingan teknis sistem layanan dan rujukan terpadu (SLRT) di aula Kantor Bappeda Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kamis (13/10/2016)
Pemerintah Daerah perlu menjadikan bimtek SLRT sebagai acuan dalam pelaksanaan program pembangunan daerah, dimana RPJMD sebagai acuan. sebagaimana yang diketahui bahwa program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan masih cenderung bersifat fragmentaris dan sektoral. Sehingga tantangan kedepan adalah mengintegrasikan beragam program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan tersebut secara terpadu tidak terkecuali di daerah.
Merespon kondisi tersebut, menurut Wakil Bupati Naitboho, sistem layanan rujukan terpadu serta pusat kesejahteraan sebagai program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan perlu dikembangkan untuk memastikan bahwa masyarakat miskin/ rentan mendapatkan akses perlindungan dan pelayanan sosial, membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin/ kelompok rentan dan menghubungkan mereka ke program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan yang diselenggerakan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah sesuai kebutuhan, membantu mengindentifikasi keluhan masyarakat miskin / rentan melakukan tujuan dan penanggulangan keluhan untuk memastikan bahwa keluhan-keluhan tersebut ditangani dengan baik.
“Peserta bimtek baik fasilitator, supervisor dan manager menjadikan kegiatan ini sebagai bekal untuk pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan,”harap Wabup Naitboho.
Bimbingan teknis sistem layanan dan rujukan terpadu (SLRT) berlangsung selama dua hari yakni tanggal 13 – 14 Oktober 2016.
Hadir dalam acara tersebut tim sistem layanan dan rujukan terpadu dari Pusat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur, para pimpinan SKPD lingkup setda Kabupaten Timor Tengah Selatan, fasilitator, supervisor dan manager SLRT-Puskesos. sumber(humaspro setda tts)