Membangun gerakan mencintai budaya, harus kita lakukan dengan serius. Budaya menunjukan ciri khas kita. “Jangan malu mengakui sebagai orang Timor karena kita juga memiliki peradaban,” ujar Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Drs. Benny. A. Litelnoni, SH.MSi.
Pernyataan tersebut disampaikannya ketika membuka Festival Budaya Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan ke-7 di lapangan Puspenmas Kabupaten Timor Tengah Selatan, Senin (29/8/2016).
Momentum Festival Budaya Daerah Timor Tengah Selatan ke-7 Tahun 2016 merupakan moment untuk merefleksikan berbagai hal terkait ragam potensi budaya di Timor Tengah Selatan. “Budaya menunjukkan identitas individu dan identitas kelompok. Budaya dapat diibarat sebagai cermin yang menunjukkan siapa kita, citra diri dan hakekat tentang siapa kita yang sebenarnya,” ujarnya.
Oleh karena itu, Wakil Gubernur NTT, Benny Litelnoni berharap seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan dapat bergandengan tangan untuk memperkenalkan budaya tutur kita “budaya atoin meto” dan mengejar perkembangan budaya tulis.
“Ekspresi nilai-nilai luhur yang kita anut, menunjukan rasa cinta kepada budaya yang kita miliki. Dapat kita mulai dari nilai-nilai yang sederhana dan diwujudkan dalam ekspresi yang bisa kita nyatakan dalam perilaku keseharian kita,”ujar Wagub NTT.
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Drs. Benny Litelnoni, pada kesempatan tersebut, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan yang melaksanakan kegiatan festival budaya ini, serta semua pihak yang dengan caranya masing-masing telah mendukung suksesnya kegiatan Festival Budaya Daerah Timor Tengah Selatan ke-7 tahun 2016.
Sementara Bupati Timor Tengah Selatan, Ir. Paulus V.R Mella M.Si dalam sekapursirinya mengatakan bahwa salah satu misi yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Timor Tengah Selatan tahun 2014-2019 adalah peningkatan ketahanan budaya, idiologi dan nasionalisme melalui penanaman nilai-nilai luhur bangsa dan budaya.
Salah satu upaya yang cukup efektif untuk mengimplementasikan hal dimaksud yakni dengan menyelenggerakan even yang bernuansa pelestarian seni budaya daerah. “Menjadikan budaya sebagai media sosial tradisional untuk menyalurkan berbagai pesan/informasi pembangunan kepada masyarakat yang diramu dalam kemasan festival budaya daerah Timor Tengah selatan ke-7 tahun 2016,” ujar Bupati Mella.
Kegiatan festival budaya daerah Timor Tengah Selatan ke-7 bertujuan untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya yang hidup dan berkembang dalam tatanan kehidupan masyarakat Timor Tengah Selatan kepada generasi muda ke arah pengembangan kreatifitas serta menjadi media komunikasi dan informasi yang efektif. Meningkatkan kerjasama yang lebih berkualiatas antara pemerintah, industri, pelaku seni/seniman dan budayawan dalam kebersamaan membangun budaya daerah serta meminimalisir ketidakadilan gender serta mendorong upaya peningkatan kualitas seni budaya daerah Timor Tengah Selatan dengan kemasannya berupa produk komoditi yang layak sebagai suatu seni pertunjukan yang mampu memacu karya seni dan budaya yang lebih kreatif, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan perluasan hasil-hasil pembangunan serta memberikan kesempatan bagi kaum muda untuk berinovasi/berkreasi dalam mengisi pembangunan ke depan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Timor Tengah Selatan, Drs. Yan A. Banoet, MSi, mengatakan bahwa kegiatan festival budaya daerah TTS ke-7 berlangsung selama 6 hari. Selain pameran hasil pertanian dan kreatifitas juga akan dilaksanakan beberapa jenis lomba yakni lomba tarian daerah Timor Tengah Selatan antar sanggar dan kelompok kesenian dari 32 kecamatan, lomba Mars PKK yang diikuti oleh TP PKK Kecamatan se- Kabupaten Timor Tengah Selatan, lomba Fashion Show kategori orang dewasa dan anak-anak PAUD binaan PKK, lomba menenun, lomba stand pameran yang berisikan hasil produk pangan local dan lomba B2SA.
Seusai membuka festival budaya daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Wakil Gubernur NTT Drs. Benny Telnoni didampingi Bupati dan Wakil Bupati TTS, Pimpinan DPRD, Forkopimda serta Wakil Ketua TP PKK Provinsi NTT, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten TTS melakukan kunjungan ke stand pameran.
Hadir dalam acara pembukaan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Timor Tengah Selatan, Pimpinan DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan, Forkopimda Kabupaten Timor Tengah Selatan, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ketua dan Wakil Ketua TP.PKK Kabupaten Timor Tengah Selatan, sejumlah Pejabat Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur, peserta Festival Budaya Daerah Timor Tengah Selatan tahun 2016 serta undangan lainnya.sumber(humaspro setda tts)