Bupati TTS Perintahkan Bappeda dan Balitbang Kawal Aksi Perubahan PKN/PKA Masuk RPJMD 2025- 2030

 

SoE, 24 Juli 2025 — Bupati Timor Tengah Selatan, Bapak Markus Eduard Lioe, secara tegas memerintahkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten TTS untuk mengawal secara serius 18 Aksi Perubahan Kinerja Organisasi (APKO) yang dihasilkan oleh peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) dan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2025.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa seluruh aksi perubahan tersebut harus masuk ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Timor Tengah Selatan. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat implementasi inovasi birokrasi di lingkungan pemerintah daerah, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam mendorong peningkatan Indeks Inovasi Daerah (IID).

“Kita tidak boleh berhenti hanya pada pelatihan. Inovasi dari ASN harus dikawal, diterapkan, dan dilembagakan. Saya minta Bappeda dan Balitbang kawal serius 18 APKO ini dan pastikan masuk dalam RPJMD. Ini bagian dari strategi kita untuk meningkatkan Indeks Inovasi Daerah,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Eduard Lioe juga mendorong agar inovasi-inovasi tersebut dipersiapkan secara matang untuk dapat diikutsertakan dalam ajang bergengsi seperti Indonesian Government Award (IGA), serta kompetisi inovasi di tingkat provinsi maupun nasional.

“Saya minta semua pihak terkait untuk benar-benar mempersiapkan ini sebaik-baiknya, jangan asal jalan. Kita ingin TTS dikenal sebagai daerah inovatif dan kompetitif,” tambahnya.

Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan menunjukkan keseriusan dalam menciptakan birokrasi yang adaptif, solutif, dan mampu menjawab tantangan zaman melalui inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam pertemuan dengan peserta PKA Angkatan XVI/2025 pada 24 Juli 2025, Bupati memberikan apresiasi kepada BPSDMD Provinsi NTT atas penyelenggaraan pelatihan yang meningkatkan kompetensi manajerial pejabat administrator. Dari 15 peserta, 9 orang dinyatakan telah lulus, 1 peserta meninggal atas nama Bpk. Ronny Therik, SE., dan 5 lainnya masuk Angkatan XVII/2025. Salah satu peserta PKA XVI/2025 atas nama dr. Erwin Leo, M.Kes, meraih Juara II APKO Terbaik lewat inovasi Si-Selamat pada RSUD SoE. (kominfo)

Daftar Inovasi APKO Peserta PKA Tahun 2025

Angkatan XVI

  1. Refungsionalisasi Sarana Prasarana Olahraga – Dispora
    Mendukung pencarian dan pembinaan atlet muda berbakat secara sistematis di Kab. TTS.
  2. ARSIBA (Arsip Tertib BPKAD Bisa) – BPKAD
    Digitalisasi arsip keuangan untuk efisiensi, keamanan, dan transparansi pelayanan publik.
  3. SI SELAMAT – RSUD SoE
    Sistem digital untuk penerbitan surat sehat, lahir, dan kematian berbasis rekam medis elektronik.
  4. E-KATALOG PERDA – Satpol PP
    Promosi digital terhadap produk hukum daerah untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan publik.
  5. WhatsApp Auto Service – Satpol PP
    Sistem pelaporan digital ketertiban umum berbasis WhatsApp dari kecamatan ke kabupaten.
  6. PROFIKE – Dinas Perumahan
    Pemantauan progres fisik dan keuangan secara digital.
  7. SIPON (Surat Izin Praktik Online) – DPMPTSP
    Pelayanan izin praktik tenaga medis secara daring untuk efisiensi waktu dan biaya.
  8. SIE-RKPD – Bappeda
    Sistem evaluasi digital RKPD untuk mengatasi keterlambatan dan ketidakakuratan data.
  9. SI BARAT – Dinas Kesehatan
    Sistem digital pengendalian rabies untuk penanganan cepat dan terpantau oleh pemangku kepentingan.

 

Angkatan XVII

  1. SIKOR-PPKL (Sistim Koordinasi Perencanaan Program Kegiatan dan Pelaporan) pada Dinas TPHP Kab. TTS
  2. SI SALAM TTS (Sistem Informasi Standard Pelayanan Minimal Transformatif Terintegrasi dan Simpel) pada Dinas Kesehatan Kab. TTS.
  3. SiPADU (Sistim Informasi Data Terpadu) pada Dinas Lingkungan Hidup Kab. TTS
  4. SP4N-Lapor pada Dinas Kominfo Kab. TTS.
  5. SIKOPER pada Dinas Perhubungan Kab. TTS.

Komentar Anda

Silahkan tinggalkan komentar