VISI

Mewujudkan Timor Tengah Selatan sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi menuju Masyarakat yang Maju, Adil dan Sejahtera.”

Visi di atas mengandung makna sebagai berikut:

  1. Pusat Pertumbuhan Ekonomi, bahwa upaya pembangunan di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan sebagai suatu kawasan yang pertumbuhannya berkembang pesat sehingga dapat dijadikan pusat pertumbuhan pembangunan ekonomi yang mempengaruhi atau memberikan imbas terhadap kawasan-kawasan disekitarnya.
  2. Maju, bahwa usaha dan upaya pembangunan yang dilaksanakan untuk membawa Kabupaten Timor Tengah Selatan menjadi lebih baik dan berkembang.
  3. Adil, bahwa pelaksanaan pembangunan harus meliputi seluruh wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan hasilnya harus dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.
  4. Sejahtera, pembangunan yang dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mampu memberikan jaminan akan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

MISI

  1. MENINGKATKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK, EFEKTIF, EFISIEN, DAN BEBAS DARI KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME MELALUI REFORMASI BIROKRASI

Misi ini dimaksudkan untuk memacu birokrasi pemerintah lebih efektif, efisien, meningkatkan kinerja dan aparat pemerintahan di dalam melaksanakan tugas agar lebih professional, jujur, adil, bersih, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

  1. MEMPERCEPAT AKSEBILITAS MASYARAKAT TERHADAP KEBUTUHAN INFRASTRUKTUR DASAR (JALAN, JEMBATAN, PERUMAHAN, LISTRIK, AIR BERSIH DAN IRIGASI)

Misi ini dimaksudkan untuk pengembangan kualitas dan kuantitas prasarana dan sarana infrastruktur secara adil dan merata yang berkaitan dengan aktivitas pelayanan publik yang menguasai hajat hidup orang banyak (jalan, jembatan, perumahan, listrik, air bersih), sebagai penunjang perekonomian masyarakat dan penunjang akses kegiatan sosial kemasyarakatan, dan irigasi untuk menunjang produksi dan produktifitas pertanian yang berwawasan lingkungan.

  1. MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (PENDIDIKAN, KESEHATAN, GENDER, PEMUDA DAN PENYANDANG DISABILTAS)

Misi ini dimaksud untuk menyiapkan sumber daya manusia dan generasi muda berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau seluruh lapisan masyarakat, serta memberdayakan angkatan kerja berpendidikan rendah menjadi tenaga kerja produktif melalui berbagai bentuk pelatihan kecakapan hidup, menyehatkan masyarakat melalui penyediaan layanan kesehatan berkualitas dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, berwawasan kesetaraan gender dan perlindungan anak dalam setiap pembangunan, serta memberikan kesempatan yang luas bagi penyandang disabilitas untuk turut serta mengambil peran dalam berbagai kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah, swasta dan masyarakat.

  1. MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT (PARIWISATA, PERTANIAN, PETERNAKAN, PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN, KOPERASI, UMKM DAN BUMDES)

Misi ini dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memperkuat sektor pariwisata yang berbasis pertanian (agrowisata) yang ditunjang oleh perindustrian, perdagangan, koperasi, UMKM dan BUMDES. Menjadikan pariwisata sebagai kekuatan ekonomi yang menarik perkembangan sektor ekonomi lainnya dan menyediakan peluang ekonomi bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya dan mendorong peningkatan daya saing daerah untuk menarik investasi, yang didukung oleh industri rumah tangga dan perdagangan untuk memacu pertumbuhan ekonomi, penciptaan kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat dan daerah.

Program kerja 100 hari pertama Bupati dan Wakil Bupati TTS adalah :

  1. Perbaikan jaringan air bersih bagi masyarakat, baik di kota maupun di desa-desa.
  2. Penempatan tenaga medis untuk pengoperasian rs pratama boking;
  3. Penataan lampu jalan dan kebersihan dalam kota soe.
  4. Penanaman tanaman kelor/marungga.
  5. Menggiatkan kembali gerakan mencuci tangan di seluruh sekolah dasar.
  6. Menggiatkan kembali gerakan jumat bersih dan siskamling di seluruh wilayah kecamatan dan desa.
  7. Penyelesaian dokumen kependudukan untuk masyarakat di 32 kecamatan.
  8. Pembangunan lampu jalan di seluruh desa yang terjangkau listrik dan sangat urgen membutuhkan penerangan jalan.
  9. Pelaksanaan pasar malam dan car free day
  10. Penanganan stunting
  11. Penataan Pasar Oinlasi, Pasar Kapan, Pasar Niki-niki, Pasar Batuputih, Pasar Toineke, Terminal, RSUD SoE, serta fasilitas umum dan sosial lainnya.
  12. Wajib menempati rumah dinas dan tinggal di daerah tugas bagi para camat dan sekcam.

Selain program kerja 100 hari, akan dilaksanakan program-program inovasi daerah selama menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Timor Tengah Selatan, antara lain :

  1. Membuat smart village (desa pintar) one village, one product/satu desa satu produk unggulan.
  2. Program 100 industri rumah tangga untuk 10.000 lapangan kerja baru.
  3. Program penerapan rapor untuk camat dan lurah, dengan 10 (sepuluh) indikator.
  4. Program sumur bor untuk desa-desa yang sulit air bersih.
  5. Program konservasi lahan dan air.
  6. Program inovasi penanggulangan kemiskinan:inovasi pendidikan untuk si miskin, inovasi pemanfaatan lahan kosong/lahan tidur, inovasi penataan pasar tradisional ; dan inovasi desa wisata/budaya (desa sadar hukum, desa terampil, desa sehat, desa sahabat anak, desa ramah lingkungan, desa wirausaha, desa aman bencana dan desa keluarga berencana).
  7. Revitalisasi tempat penampungan akhir (tpa) persampahan nonohonis sebagai tpa wisata edukasi.
  8. Revitalisasi perusahaan daerah mutis jaya sebagai penampung produk-produk bumdes
  9. Pembangunan radio suara amanatun
  10. Revitalisasi objek wisata dan destinasi wisata baru berbasis agro eco tourism (pariwisata berbasis pertanian).