Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS) AKBP Totok Mulyanto,DS,SIK menyampaikan situasi keamanan dan ketertiban di kabupaten TTS masih kondusif jelang pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober 2019. Semua pihak diharapkan ikut menciptakan situasi aman dan tertib di wilayah masing-masing demi mendukung kelancaran acara pelantikan tersebut.

Demikian disampaikan Kapolres Totok didampingi Dandim 1621 TTS, Letkol CZI Koerniawan Pramulyo, wakil bupati TTS, Johny Army Konay,SH dan Kajari TTS, Fachrizal,SH kepada wartawan Jumat (18/10/2019) usai apel kesiapsiagaan TNI-POLRI bersama instansi terkait di Markas Polres TTS dalam rangka pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

Apel tersebut diikuti anggota Kodim TTS, anggota Polres TTS, pegawai Dinas Perhubungan, Banser dan Sentral komunikasi.

Pada kesempatan tersebut Forkopimda Kabupaten TTS menyampaikan ajakan kepada masyarakat Kabupaten TTS untuk menciptakan situasi yang kondusif menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.

Kapolres Totok menyampaikan sebelumnya Polres TTS bersama Kodim TTS telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan para tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondisi keamanan yang kondusif. Seluruh anggota Polres TTS dan Kodim TTS dikerahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat demi kelancaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. “Hingga saat ini situasi di Kabupaten TTS masih sangat kondusif. Untuk itu, kita berharap seluruh masyarakat bisa terlibat aktif untuk menjaga situasi kondusif menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI,”kata Kapolres Totok didampingi Dandim Koerniawan, Wabup Army Konay.

Kapolres Totok juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten TTS untuk melaporkan kepada pihak keamanan jika ada hal-hal yang mencurigakan. Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Pengguna media sosial dihimbau tidak menyebar berita hoax yang bisa menimbulkan kekacauan.
“Jika ada hal-hal yang mencuriga segera lapor kepada pihak kepolisian,” pintanya.

Wabup Army mengharapkan setiap masyarakat menjadi polisi bagi diri sendiri untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungannya.

Dandim Koerniawan dan Kajari Fachrizal juga menghimbau agar masyarakat menjaga keamanan di lingkungannya dengan tidak melakukan hal-hal yang berpotensi keributan dan tidak mudah terpancing dengan informasi yang dapat menimbulkan kekacauan.
“Jangan gunakan media komunikasi untuk menyebar hoax. Jaga ketertiban untuk kita sama-sama mendukung kesuksesan pelantikan presiden dan wakil presiden,”kata Dandim Koerniawan. (sumber:faktatts/Jmb)

Komentar Anda

Silahkan tinggalkan komentar



Berita Umum ini ditulis pada 22 Oktober 2019 oleh admin