Kegiatan Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke 16, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 47, dan Hari Keluarga (harga) ke 26 tahun 2019 dibuka Pemda TTS di desa Haunobenak kecamatan Kolbano dan akan ditutup sebulan kemudian di desa Fatumnutu kecamatan Polen.

Acara pembukaan yang dilangsungkan di halaman depan kantor desa Haunobenak ini dihadiri Bupati Egusem Tahun, wakil bupati Army Konay, Kajari TTS, Fachrizal, pejabat yang mewakili Dandim 1621/TTS, Kapolsek Kolbano, Don Rena, pejabat yang mewakili ketua Pengadilan Negeri SoE beserta sejumlah pimpinan OPD, camat, kepala desa sekecamatan Kolbano dan masyarakat.

Pembukaan BBGRM, HKG dan Harga tahun 2019 ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Wabup Army Konay didampingi Bupati Egusem Tahun, ketua dan wakil ketua Tim penggerak PKK. Pemukulan gong dilakukan usai penyampaian sambutan-sambutan setelah sapaan atraksi penyambutan dari pemerintah dan masyarakat Haunobenak kepada para undangan.

Usai pemukulan gong dilanjutkan dengan penandatngan prasasti BBGRM, HKG dan Harga 2019 oleh bupati Egusem Tahun. Setelah itu dilanjutkan dengan pengresmian pekerjaan jalan desa, peninjauan pameran pangan lokal dan kerajinan tangan, peninjauan ensiminasi buatan ternak sapi dan penanaman anakan pohon Cendana dan Kelor di samping kantor desa.

Sebelum rangkaian kegiatan tersebut dalam laporannya Ketua umum kegiatan BBGRM,HKG dan Harga tahun 2019, George Dominggus Mella yang juga adalah kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa ( BPMD) mengatakan kegiatan tersebut adalah rutinitas tahunan yang dihelat pemerintah sebagai mementum untuk menggelorakan budaya gotong royong yang merupakan budaya bangsa Indonesia. BBGRM itu Disatukan dengan hari kekuraga karena keluarga adalah cikal bakal gotong royong.

Thema kegiatan kali ini kata Mella adalah dengan BBGRM kita tingkatkan semangat kegotong Royongan masyarakat desa demi mewujudkan NTT bangkit menuju sejahtera dengan sub tema melalui semangat gotong royong masyarakat kita wujudkan TTS Maju, adil dan sejahtera.

Ketua TP PKK kabupaten TTS mengatakan PKK dan pemerintah daerah adalah mitra yang saling mendukung dalam  program dan kinerja yang baik demi pembangunan daerah.

Dukungan Pemda terhadap program PKK harus menjadi pemicu dan pemacu gerakan PKK untuk meningkatkan kinerja.

Diharapkan dengan teknologi informasi yang masuk hingga lingkungan keluarga maka setiap keluarga dapat menjaga ketahanan keluarga dengan dapat mimilah baik dan buruk suatu informasi bagi keluarga.

Ketua DPRD TTS Jean Neonufa mengataka gotong royong nyaris hilang dalam kehidupan bermasyarakat sehingga BBGRM dimaksudkan untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong di masyarakat. “Sekarang, kita gotong royong karena ada uang dari desa. dulu kita kerja kebun gotong royong dari satu kebun pindah ke kebun lain. Kegiatan ini untuk hidupkan kembali gotong royong itu,”katanya.

Bupati Tahun mengimbau agar semua masyarakat terlibat aktif dalam agenda kegian gotong royong di desa masing-masing. Ia berpesan agar dalam BBGRM kali ini dilakukan pembersihan jalan-jalan umum di desa dan lokasi yang memiliki potensi pariwisata.(sumber: faktatts/jmb)

Komentar Anda

Silahkan tinggalkan komentar



Kegiatan Bupati ini ditulis pada 16 Mei 2019 oleh admin