SOE, DISKOMINFO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Timor Tengah Selatan (TTS) kini terus menggenjot pembangunan fasilitas lampu jalan jenis solar cell (tenaga surdya-red) sampai ke pelosok desa. Pembangunan fasilitas tersebut sebagai bagian dari dukungan Pemkab TTS terhadap  program Indonesia terang yang diinisiasi oleh presiden Ir Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga program prioritas Gubernur NTT Viktor Bungtili Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi di sektor pariwisata.

Plh Bupati Timor Tengah Selatan Marthen Selan, SH yang dikonfirmasi melalui Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten TTS Drs. Julius Taneo, M.Si diruang kerjanya, Kamis, (27/11/2018) menjelaskan, tahun 2018, Pemkab. TTS melalui Dinas Perhubungan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 750 juta dalam APBD Murni bagi pembangunan fasilitas lampu jalan di empat kecamatan.

Fasilitas lampu jalan yang dibangun Jelas Kadis Taneo, menggunakan sistim tenaga surya (Solar Cell) berjumlah  25 unit. Rinciannya di Kecamatan Amanuban Tengah 7 unit, Kecamatan Amuban Barat 6 unit, Kecamatan Mollo Selatan 6 unit, Kecamatan Noebeba 6 unit. Sedangkan pada APBD Perubahan tahun 2018 kembali dialokasikan anggaran sebesar Rp 200 juta bagi pembangunan  7 unit di Desa Kele Kecamatan Batu Putih.  “ Jadi total pembangunan lampu jalan tahun 2018 yang bersumber dari APBD murni dan APBD perubahan sebanyak 32 unit  dengan anggaran sebesar Rp 750. Juta. Khusus untuk pembangunan 7 unit lampu jalan di Desa Kele segera dikerjakan setelah penandatangan dokumen APBD perubahan tahun 2018,”terangnya.

Menurut Kadis Taneo, Implementasi pembangunan fasilitas lampu jalan ini merupakan bagian dari dukungan Pemkab TTS terhadap program indonesia terang yang diinisiasi Presiden Ir Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, termasuk dukungan program disektor pariwisata yang menjadi program prioritas Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josep Nae Soi.

“Dalam rapat bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi,Kabupaten/ Kota se – NTT di Kupang baru – baru ini, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat telah meminta seluruh OPD untuk bersinergi dalam implementasi program pembangunan lima tahun kedepan termasuk tiga program prioritas di sektor ekonomi, pariwisata dan infrastruktur,”terangnya.

Menindaklanjuti hal tersebut  lanjut Taneo, pihaknya memprioritaskan pembangunan lampu jalan di lokasi destinasi pariwisata seperti kompleks kerajaan amanuban ( Sonaf Nope) di Niki – Niki. Selain itu juga diarahkan untuk  fasilitas – fasilitas  publik  lainnya seperti gereja dan pasar termasuk lokasi yang menjadi titik rawan keamanan.

Kadis Taneo mengemukakan, pembangunan fasilitas jalan ini akan dilakukan secara bertahap dan tahun 2019 mendatang Pemda TTS melalui APBD murni kembali mengalokasi anggaran sebesar Rp 600. Juta bagi pembangunan lampu jalan sebanyak 23 unit yang tersebar disejumlah kecamatan diwilayah Kabupaten TTS  dua kecamatan diantaranya yakni Kecamatan Oenino dan Kota SoE.” Alokasi anggaran bagi pembangunan fasilitas lampu jalan ini berdasarkan hasil Musyawarah Pembangunan di tingkat Desa (Musrembangdes), Musyawarah Pembangunan  di tingkat Kecamatan (Musrembangcam) dan Musyawarah Pembangunan di tingkat Kabupaten (Musrembangkab) TTS,”tutupnya.

Terpantau sejumlah fasilitas lampu jalan yang sudah selesai dibangun Dinas Perhubungan Kabupaten TTS telah  berfungsi. Ambil contoh ruas jalan di Desa Kesetanana Kecamatan Mollo Selatan yang sebelumnya gelap gulita kini terang benderang.  (**)

Komentar Anda

Silahkan tinggalkan komentar



Berita Umum ini ditulis pada 05 Desember 2018 oleh admin