DISKOMINFO, -Peran himpunan ahli kesehatan lingkungan (Hakli) sangat penting dalam upaya pembangunan daerah terkhususnya di bidang kesehatan lingkungan. Kesehatan lingkungan, sangat bergantung kepada ahli kesehatan lingkungan. Untuk itu, tunjukan integritas ahli kesehatan lingkungan agar ke depan sanitarian di Kabupaten TTS semakin mengalami kemajuan ke arah positif dari waktu ke waktu. Ketua Hakli Provinsi NTT, Jhon Takesan mengemukakan hal itu pada saat Seminar dan Pengukuhan Badan Pengurus Hakli Kab TTS, yang diselenggaraka  di hotel Timor Megah SoE, Selasa (20/3).

Dikatakannya, untuk mewujudkan integritas Hakli di kab TTS, Hakli TTS tidak bisa lagi bersantai-santai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya di bidang kesehatan lingkungan. Maka dari itu, para Hakli di TTS harus bekerja keras dan juga bekerja tuntas denga cara bergandengan tangan dengan pihak-pihak terkait, agar dapat mensinergikan program dan kegiatan sehingga apa yang dilaksanakan benar-benar bermanfaat untuk pembangunan kesehatan lingkungan ke depan. “Aturan jelas kita (Hakli, red) diberikan ruang yang cukup untum kita memainkan peran kita dalam upaya pembangunan khususnya di bidang kesehatan lingkungan. Tapi sayang sampai saat ini, kita belum maksimalkan ruang yang ada untuk kita memaksimalkan peran kita,” tegas Jhon

Lebih jauh dia mengatakan, Hakli sesungguhnya memiliki tantangan besar ketika Kab TTS dan Kab TTS memperoleh Award pada program Sanitasi Berbasis Masyarakat (STBM). Namun yang menjadi pertanyaan adalah, apakah desa-desa yang telah dideklarasikan masih menjalankan program STBM atau tidak lagi. “Saya kira Hakli TTS bisa bangun kerja sama juga dengan organisasi proesi lainnya seperti PPNI dan Persadi untuk bergandengan tangan mewunmjutkan program-program kesehatan lingkungan di TTS,” harap Jhon.

Kepala Dinas Kesehatan Kab TTS, Irene Ate mengatakan, tugas Hakli sangat dibutuhkan untuk kemakmuran masyarakat TTS dalam bidang kesehatan lingkungan. Peran Hakli sangat penting, karena melalui Hakli dapat menganalisa danpak buruk yang akan ditimbulkan dalam pembangunan gedung, penggunaan bahan dalam operasional rumah sakit, analisasa kebersihan air dan masih banyak peran penting Hakli yang sangat dibutuhkam dalam kesempurnaan pelayanan kesehatan masyarakat. “Jadi saya harap dengan dikukuhkannya penguris Hakli di TTS, peran-peran Hakli lebih dimaksimalkan lagi,” tegas Irene.

Ketua Hakli TTS, Sami Tampani mengatakan selama ini Hakli TTS telah melakukan berbagai kegiatan seperti program sanitarian di sejumlah puskesmas di TTS,¬† fasikutasi pembuatan STR dan pembuatan kartu anggota Hakli serta kegiatan-kegiatan lain seperti kegiatan cuci tangan sedunia, seminar-seminar dan kegiatan-kegiatan lingkungan lainnya. “Dalam pelaksanaan sejumlah kegiatan ini, banyak kendala dan hambatan yang kami alami. Jadi ke depan kami minta dukungan Dinas Kesehatan dan juga Hakli Provinsi NTT, agar dapat melaksanakan program-program yang diagendakan baik itu program Hakli Kabupaten TTS maupun program Hakli Provinsi NTT,” harap Sami. (*)

Komentar Anda

Silahkan tinggalkan komentar



Berita Umum ini ditulis pada 22 Maret 2018 oleh admin