Kelompok Tani Tithetnao harus bisa menjadi kelompok tani yang maju dan mandiri sehingga setelah mendapatkan pendampingan dari Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS), kelompok bisa melakukan kegiatan secara mandiri dan berkelanjutan.

 

Demikian harapan Wakil Bupati Timor Tengah Selatan, Drs. Obed Naitboho, M.Si yang disampaikan saat mengukuhkan kelompok tani kelas madya Tithetnao sekaligus membuka pelaksanaan gelar teknologi mari menanam sayuran dan menanam air untuk meningkatkan ketangguhan petani di Desa Tubuhue Kecamatan Amanuban Barat, Rabu (16/11/2016).

 

“Pengukuhan kelompok tani kelas madya dapat memotivasi kelompok tani lain bahkan masyarakat luas untuk mengoptimalkan setiap potensi yang dimiliki dengan melakukan berbagai terobosan dan bekerja secara gotong royong agar dapat keluar dari persoalan yang dihadapi selama ini,”ujar Wakil Bupati Naitboho.

 

Selain pengukuhan kelompok tani madya tersebut juga dilaksanakan gelar teknologi pertanian kelompok tani dampingan YBTS. Panitia penyelenggara gelar teknologi pertanian, Selgius Tualaka dalam laporannya mengatakan bahwa sejak tahun 2014 YBTS telah melakukan kajian di Pulau Timor dan implementasi program yang merupakan hasil kajian tersebut mulai dilaksanakan di Kabupaten Timor Tengah Selatan pada tahun 2015. Pelaksanaan kegiatan saat ini terbagi dalam 2 klaster yakni klaster SoE yang terdiri dari 4 desa dan 12 kelompok tani dan klaster Niki-niki terdiri dari 3 desa dan 16 kelompok tani diantaranya Desa Nobi-nobi, Desa Tetaf, Desa Lakat, Desa Tublopo, Desa Mnelalete, Desa Tubuhue. sumber(humaspro setda tts)

Komentar Anda

Silahkan tinggalkan komentar



Berita Umum ini ditulis pada 03 Januari 2017 oleh admin

Statistik Pengunjung

  • User sedang online: 0
  • Pengunjung hari ini: 138
  • Pengunjung kemarin: 291
  • Pengunjung Minggu ini: 43.658
  • Pengunjung Bulan ini: 91.913
  • Pengunjung Tahun ini: 763.167
  • Jumlah Pengunjung: 783.835

Peta Kabupaten TTS