Terima kasih kepada masyarakat Desa Meusin, Desa Fatu Manufui, Desa Baus, Desa Manufui dan Desa Naifatu, khususnya Keluarga Benu yang telah menyerahkan sebidang tanah seluas kurang lebih 6 hektar di Desa Meusin Kecamatan Boking untuk pembangunan Rumah Sakit Kelas D Pratama. “Bentuk dukungan Keluarga besar Benu di wilayah Baus dan sekitanya, patut diapresiasi sebagai bukti dukungan masyarakat kepada pemerintah dalam upaya membangun Kabupaten Timor Tengah Selatan,”ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Drs. Salmun Tabun, M.Si.

 

Hal tersebut disampaikannya dalam acara penyerahan tanah dari Keluarga Benu Manufui kepada Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk pembangunan Rumah Sakit Kelas D Pratama, disaksikan oleh anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan, Ruba Banunaek, Anggota DPRD Provinsi NTT dapil TTS, Jefri Un Banunaek, sejumlah pimpinan SKPD tingkat Kabupaten Timor Tengah Selatan, Plt. Camat Boking, para Kepala Desa se-Kecamatan Boking, Ketua BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Masyarakat Desa Meusin, Desa Fatu Manufui dan Desa Baus. Acara tersebut berlangsung di halaman Gereja GMIT Sukot Oekaem Desa Meusin Kecamatan Boking, Jumat (4/11/2016).

 

“Keberadaan Rumah Sakit kelas D Pratama ini tentunya akan sangat membantu masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan yang lebih baik. Pembangunannya secepatnya direalisasikan,” ujar Sekda Salmun Tabun.

 

Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jefri Un Banunaek dalam sambutannya mengatakan kehadiran Rumah Sakit Kelas D Pratama tentunya untuk meningkatkan akses pelayanan bagi masyarakat dalam rangka menjamin upaya pelayanan kesehatan perorangan berupa pelayanan rawat inap, rawat jalan, gawat darurat serta pelayanan penujang lainnya.

“Sebagai wakil rakyat, saya mendukung penuh untuk segera direalisasikan pembangunan Rumah Sakit ini,”ujarnya.

 

Sementara, Ruba Banunaek, anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan, menyampaikan terimakasih kepada pemerintah atas rencana pembangunan Rumah Sakit Kelas D Pratama sebagai bentuk perhatian dan tanggungjawab pemerintah untuk mengatasi persoalan khususnya masalah kesehatan yang selama ini menjadi suatu persoalan yang terus digumuli. Ia berharap, Rumah Sakit yang berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten TTS dan Malaka itu secepatnya dibangun.

 

Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Brince Yalla, SKM dalam laporannya mengatakan bahwa kehadiran Rumah Sakit Kelas D Pratama Boking adalah untuk penanganan kesehatan khususnya rujukan kasus-kasus yang memerlukan pelayanan lebih lanjut. Dana yang disiapkan oleh pemerintah pusat melalui APBN sebesar Rp. 30 miliar, untuk pembangunan rumah sakit, pengadaan 2 unit Ambulans, 2 unit mobil jenasah dan perlengkapan alat kesehatan rumah sakit tersebut. sumber(humaspro setda tts)

Komentar Anda

Silahkan tinggalkan komentar



Berita Umum ini ditulis pada 23 Desember 2016 oleh admin

Statistik Pengunjung

  • User sedang online: 1
  • Pengunjung hari ini: 25
  • Pengunjung kemarin: 232
  • Pengunjung Minggu ini: 21.953
  • Pengunjung Bulan ini: 76.645
  • Pengunjung Tahun ini: 634.619
  • Jumlah Pengunjung: 635.474

Peta Kabupaten TTS