“Upaya deteksi dini faham radikalisme menjadi sebuah keharusan dan mesti melibatkan semua elemen Pemerintah dan masyarakat yang ada di Kabupaten Timor Tengah Selatan,” tegas Bupati Timor Tengah Selatan. Ir. Paulus V.R. Mella, Msi.

Penegasan Bupati Mella tersebut disampaikan saat membuka Kegiatan Deteksi Dini Paham Radikalisme di Aula Haumeni Kantor Kementrian Agama Kabupaten TTS yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten TTS, Selasa (9/8/2016).

Kabupaten Timor Tengah Selatan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia lanjut Bupati Mella, senantiasa membuka diri terhadap pendatang, tanpa memandang suku, agama dan ras. Keterbukaan ini tentu akan menjadi ancaman tersendiri dalam penyebaran paham radikalisme apalagi dengan luasnya wilayah Kabupaten TTS. “Dengan demikian kewaspadaan, baik itu Aparat Negara, Tokoh Agama dan Umat Beragama, harus terus ditingkatkan, sehingga setiap potensi penyebaran paham radikalisme bisa dicegah dan tidak menimbulkan gesekan di masyarakat,” tegasnya.

Bupati Ir. Paul Mella berharap kegiatan Deteksi Dini Paham Radikalisme ini peserta bisa mengetahui serta memahami paham – paham radikalisme yang harus diwaspadai dan selanjutnya menjadi penerus informasi kepada masyarakat Kabupaten TTS sebagai upaya pencegahan masuknya paham radikalisme di TTS. “Pimpinan Umat Beragama senantiasa mendukung Pemerintah dalam menjaga serta memelihara kerukunan hidup antar umat beragama yang telah terjalin dengan baik selama ini,”harap Bupati TTS.

Ketua FKUB Kabupaten TTS, Pdt. E.D. Telnoni, S.Th dalam sekapur sirihnya mengatakan keberagaman yang ada di Kabupaten TTS hendaknya tetap dijaga serta dipelihara dengan mengembangkan sikap saling menghargai dan bukan saling mencurigai. Kerukunan antar umat beragama yang sudah terjalin harmonis hingga saat ini, kiranya bisa menjadi modal berharga bagi kita semua dalam mencegah masuknya paham radikalisme di Kabupaten TTS. Diakui bahwa, perbedaan yang saat ini ada di tengah masyarakat dan harus menjadi perhatian kita bersama, bukan hanya perbedaan di antara umat beragama, tetapi juga inter umat beragama.

Kegiatan Deteksi Dini Faham Radikalisme tersebut menghadirkan 3 narasumber yakni Bupati TTS dengan materi Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten TTS dalam Menghadapi Paham Radikalisme, Kasat Intel Polres TTS dengan Materi Strategi dan Metode Deteksi Dini Paham Radikalisme serta Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten TTS dengan materi Paham Radikal dan Pengaruhnya Terhadap Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten TTS, diikuti oleh 60 orang Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang berasal dari Kota SoE dan sekitarnya, Niki – Niki serta Kapan.

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten TTS, Kepala Badan Kesbang Pol, Kasat Intel Polres TTS, Ketua bersama Pengurus FKUB serta sejumlah Pimpinan umat dari Agama Kristen, Katolik, Islam dan Hindu. sumber(humaspro setda tts)

Komentar Anda

Silahkan tinggalkan komentar



Kegiatan Bupati ini ditulis pada 29 Agustus 2016 oleh admin

Statistik Pengunjung

  • User sedang online: 0
  • Pengunjung hari ini: 68
  • Pengunjung kemarin: 209
  • Pengunjung Minggu ini: 26.131
  • Pengunjung Bulan ini: 141.712
  • Pengunjung Tahun ini: 962.379
  • Jumlah Pengunjung: 1.067.367

Peta Kabupaten TTS