11SOE, TIMEX-Salah satu penyebab lambatnya penyerapan anggaran akibat petunjuk teknis (juknis) dana alokasi khusus (DAK) belum diterbitkan Pemerintah Pusat. Alhasil, setidaknya tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distambun) dan Dinas PU penyerapan anggarannya masih dibawa 50 persen.

Demikian dikemukakan Sekretaris Daerah (Sekda) TTS Salmun Tabun ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (28/10).

Dicontohkan, pada Distambun memperoleh DAK sebesar Rp 11 miliar untuk pembangunan 1.000 sumur dangkal di Kecamatan Kualin dan Kecamatan Amanuban Selatan, namun hingga saat ini juknis belum diterbitkan Pemerintah Pusat, sehingga dana itu belum dapat digunakan.

“Dana sudah ada, tapi tidak ada juknis, sehingga tidak bisa digunakan. Begitupun dua SKPD itu juga penyerapan anggaran rendah karena DAK belum diserap maksimal,” ujar Salmun.

Saat ini lanjut Salmun, yang mereka bisa lakukan adalah meminta SKPD bersangkutan agar terus bangun komunikasi dengan kementerian terkait, sehingga sesegera mungkin memberikan juknis, agar dana yang telah dialokasikan dapat digunakan. Pasalnya, jika dana itu tidak dapat digunakan, maka akan tercatat sebagai dana Silpa Pemkab TTS.

“Nanti bilang TTS Silpa naik terus. Padahal, regulasi penggunaan keuangan yang terlambat, sehingga uang tidak bisa digunakan,” katanya.

Sebelumnya, , menahan gaji pimpinan SKPD yang penyerapannya dibawa 50 persen, namun setelah melakukan evaluasi pihaknya bersepakat untuk memberikan gaji, namun tetap menekan agar terus meningkatkan penyerapan anggaran. Pada evaluasi yang dilakukan belum lama ini, terdapat beberapa SKPD yang persentasi penyerapan anggarannya telah mencapai 70 persen, bahkan diatas 70 persen.

“Kita bersepakat untuk berikan gaji karena khawatir ada persoalan lain akibat gaji ditahan. Tapi kami tetap komitmen untuk tingkatkan penyerapan anggaran,” tutur dia.

Dikatakan, kiat-kiat untuk mempercepat penyerapan anggaran, segera mengisi jabatan eselon III dan IV yang kosong saat ini. “Minggu depan kita akan melantik 346 pejabat esalon III dan IV lingkup Pemerintah TTS guna memacu kinerja dalam mempercepat penyerapan anggaran. Saat ini nama-nama pejabat yang akan menduduki jabatan tersebut telah diusulkan kepada bupati untuk disetujui dan ditetapkan,” tegasnya. Sumber:Timex(yop/ays)

Komentar Anda

Silahkan tinggalkan komentar



Berita Umum ini ditulis pada 02 November 2015 oleh admin